Showing posts with label makanan hewan. Show all posts
Showing posts with label makanan hewan. Show all posts

6/14/11

Makanan Hamster

Hamster merupakan jenis Hewan Peliharaan yang memakan semua makanan (omnivora), mereka akan memakan makanan apa saja yang mereka temui terlebih yang manis-manis tanpa pikir panjang lagi. Mereka tidak berpikir apa makanan tersebut berbahaya atau tidak untuk mereka, akan tetapi bukan berarti kita bebas memberikan hamster semua jenis makanan sebagai pakan untuk hamster. Jika kita memberi makanan apa saja yang mereka makan, mereka dapat menjadi gemuk, dan sering kali dapat membuat mereka sakit.

Oleh karena itu untuk menjadi pemelihara yang baik anda juga perlu menjadi pakar gizi mereka yang baik untuk hamster anda. Untuk kesetabilan kesehatan tubunya, hamster membutuhkan kadar protein 18 % protein. Hamster menyukai biji bunga matahari atau kuaci layaknya hewan-hewan pengerat lainnya. Dalam dunia kesehatan, biji-bijian memang banyak mengandung nutrisi penting. Namun, bagi hamster, kebanyakan mengkonsumsi biji bunga matahari setiap hari adalah berbahaya karena biji bunga matahari pun mengandung terlalu banyak lemak. Artinya, hamster akan cepat gemuk dan malah rentan mengalami yang namanya kegemukan.

Sebagai solusi, ada baiknya memberi Makanan Hamster biji bunga matahari sebagai hadiah saja dimana maksimum diberikan setiap harinya lima biji. Sebagai tambahan yang tidak kalah pentingnya, untuk membuat hamster lebih jinak, berikanlah makanan hamster dengan tangan.

Apakah makanan hamster hanya biji-bijian dan kacang-kacangan? Tidak. Hamster juga menyukai sayur-sayuran seperti kol, kangkung, dan wortel. Beberapa orang mengatakan bahwa selada jika dijadikan makanan hamster akan berbahaya. Saya tidak terlalu paham masalah ini, namun ada baiknya kita percaya saja toh masih banyak makanan lain yang bisa diberikan. Hamster pun menyukai buah-buahan seperti buah apel dan pisang. Sama halnya dengan sayuram, buah pun pasti akan membusuk. Artinya, kita harus rajin mengecek apakah makanan hamster yang berupa buah yang disisakannya. Apabila telah busuk, maka segera buang karena berbahaya jika dilahap si hamster mungil.

Bumbu-bumbu seperti daun bawang, bawang putih, atau seledri jangan sekali-sekali diberikan sebagai makanan hamster, karena itu bisa menjadi racun bagi mereka. Hindari pula makanan yang berbumbu, makanan hasil proses kimia, makanan dengan pemanis buatan, dan makanan khusus untuk hewan peliharaan lainnya. Hal paling aman adalah memberikan makanan berupa biji-bijian segar. Di Indonesia terdapat beberapa usaha rumah tangga yang membuat makanan hamster dari biji-bijian. Pilih biji-bijian yang tidak diawetkan namun bebas dari kutu dan bahan pewarna. Demi keamanan, sebaiknya tidak memberikan makanan berupa daun segar dan makanan instan. Beberapa jenis daun segar mungkin tidak berbahaya bagi hamster, namun sebagian besar daun-daunan sudah tercemar pestisida. Walau sedikit, hamster rentan terhadap pestisida. Makanan instan juga tidak baik diberikan kepada hamster karena biasanya mengandung bahan pengawet. Makanan mengandung garam dapat menyebabkan kerontokan pada bulu hamster.


6/9/11

Hamster Hewan Peliharaan yang Lucu

Hamster hewan peliharaan yang lucu,  binatang kecil yang termasuk dalam ordo Rodentia. Artinya, hamster termasuk dalam kelompok binatang pengerat seperti halnya kelinci, marmut, dan tikus. Walau demikian, orang – terutama di Indonesia – sering salah menyebut hamster sebagai tikus atau marmot. Untuk membedakannya sangatlah gampang, hamster memiliki bulu-bulu yang mirip dengan warna kucing (hitam, abu-abu, coklat, putih, kuning dan merah). Hidung hamster berwarna kemerah-merahan. Binatang ini cenderung pemalu. Hal lain yang membedakan hamster dan tikus atau marmot adalah hamster memiliki badan yang gemuk dan ekor yang pendek, sedangkan tikus atau marmot mempunyai badan agak ramping dan buntut yang panjang.

Hamster bukanlah binatang asli Indonesia, habitat hamster kebanyakan berasal dari daerah sub-tropis sebelah utara, terutama sekitar Rusia, Mongolia, Cina bagian utara, dan Siria. Ada banyak ragam hamster di dunia. Walau demikian, hanya ada 4 jenis hamster yang umum dipelihara di Indonesia, yakni Hamster Siria, Hamster Campbell, Hamster Winter White, dan Hamster Roborovski. Ada beberapa orang yang menyebut Hamster Cina. Hamster ini tidak populer di Indonesia dikarenakan proses pemeliharaannya yang tidak mudah, serta perkembangbiakannya yang relatif sulit. 

Awalnya hamster digunakan sebagai binatang media percobaan di laboratorium. Seiring berjalannya waktu, hamster mulai dikenal sebagai hewan peliharaan. Wajah hamster yang lucu dan menggemaskan membuat banyak orang terpikat. Selain itu, memelihara hamster juga memerlukan usaha yang sangat minimal. Pemilik hamster cukup menyediakan aquarium, serbuk kayu untuk media tidur dan penyerap kotoran, botol minum, serta makanan yang memenuhi syarat untuk memenuhi kebutuhan gizi hamster. Semuanya sangat mudah.

Pengembangbiakan Hamster
Hamster berkembang biak dengan cara melahirkan atau beranak, saat-saat setelah melahirkan adalah yang paling rawan dalam habitatnya. Karena hamster betina termasuk “kanibal”. Ia bias saja memangsa pejantannya sendiri serta anaknya. Untuk mengantisipasinya, maka pejantan dan buah hati atau anaknya harus segera dipisah dengan betina. Ya, seperti itulah hamster. Jiwanya sensitif apabila induknya stress. Tetapi ada pula hamster yang dengan setia merawat anaknya sampai besar seperti hamster jenis syrian keturunan super, jenis ini adalah hamster yang pandai merawat bayi-bayinya hingga besar tanpa ada yang mati sekalipun kita campur bayi hamster dari indukan yang lain.

Ketika beranak, hamster bias melahirkan sekitar 1 – 13 ekor. Itulah sebabnya habitat hamster tergolong banyak, walaupun sejatinya hamster hidup tidak lebih daru 3 tahun. Bahkan bisa kurang dari 3 tahun jika hidup di alam bebas. Hamster mempunyai panjang badan 5 – 10 cm, sangat mungil. 

Memelihara Hamster
Karena hamster termasuk binatang pengerat, maka tempat tinggalnya harus terbuat dari serbuk-serbuk kayu yang berasal dari pohon cedar dan pinus. Makanan hewan yang cocok untuk diberikan untuk hamster adalah biji-bijian, hamster juga gemar memakan butir padi.
Hal unik lainnya adalah binatang ini dapat megalami diabetes. Untuk itu mengapa hamster tidak diizinkan makan buah-buahan yang memiliki kadar gula tinggi. Untuk yang ingin memelihara sepasang hamster, disarankan untuk menyiapkan kandang lebih dari satu. Ini dilakukan untuk memisahkan hamster betina dengan anaknya, dan juga pejantannya.