Showing posts with label Pola Makan Marmut. Show all posts
Showing posts with label Pola Makan Marmut. Show all posts

7/28/11

Tips Perawatan Marmut

Sebagian orang memelihara marmut sebagai Hewan Peliharaan. Marmut mempunyai kecenderungan lebih mudah jinak, namun sebaiknya dibiarkan dulu sehari ketika marmut tersebut baru tiba di rumah kita. Marmut akan melakukan adaptasi terhadap tempat tinggal barunya.

Pemberian pakan kepada marmut dilakukan setiap hari, biasanya pakan tersebut berupa pellet (khusus untuk marmut), air bersih, jerami, dan sayuran. Air bersih diberikan secara periodik sesuai dengan kebutuhan.

Demikian juga dengan jerami, sebaiknya kandang marmut diberikan jerami pilihan yang berguna untuk melatih pertumbuhan gigi marmut. ciri jerami yang baik adalah jerami yang banyak mengandung kalsium. Adapun sayuran segar sebaiknya diberikan satu cangkir per hari dan jangan lupa untuk memberikan pula vitamin C tambahan pada marmut Hewan Peliharaan kesayangan Anda. sediakan kandang yang dilengkapi oleh alasnya, botol minum, dan alas makan.


7/26/11

Pola Makan Marmut

Di habitat aslinya, marmut memakan rerumputan, biji-bijian, rumput liar, serangga kecil, tempanyak dan buah-buahan. Adalah salah bila kita menyebut marmot sebagai hewan herbivora, karena mereka adalah pemakan segala atau sering kita sebut sebagai hewan omnivore. Dan untuk tetap sehat, mereka tidak membutuhkan protein dalam mengatur pola makan.

Marmut sebagai Hewan Peliharaan yang memerlukan makan dua kali sehari, setiap hari (pagi dan sore). Tentunya dengan makanan yang berkualitas, mangkuk makanan yang terbuat dari tembikar (tanah liat) akan sangat penting untuk menjaga mutu makanan marmut agar tetap bersih dan kering, dan mencegah marmut memungut makanan yang jatuh dilantai kandangnya yang terbuat dari kawat. Mangkuk makanan harus dibersihkan setelah digunakan.

Marmut memerlukan keseimbangan dalam pola makannya, terutama pada formula pakan yang diberikan. Pakan haruslah sayuran yang segar dan juga rumput setiap harinya. Mereka tidak akan dapat meneruskan generasinya tanpa mendapatkan gizi yang selayaknya dan akan jatuh sakit tanpa makanan yang teratur dan seimbang.

Rerumputan yang menjadi makanan mereka harus mengandung serat yang cukup, untuk mencegah gangguan pencernaan dan dapat membantu pertumbuhan gigi marmut.